Kaffein Kurangi Kemungkinan Demensia

Kesehatan; Kaffein Kurangi Kemungkinan Demensia

Para peneliti asal Prancis membandingkan wanita berumur 65 tahun ke atas yang meminum lebih dari tiga cangkir kopi sehari dengan mereka yang minum kopi kurang dari satu gelas perhari.

Mereka menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi lebih banyak kafein menunjukkan lebih sedikit penurunan pada tes memory selama empat tahun. Studi ini dipublikasi di Journal Neurology dan menunjukkan kemungkian bahwa kafein melindungi dari kemungkinan demensia.

Wood, chief executive pada Alzheimer’s Research Trust,mengatakan pengobatan bagi penderita Alzheimer belum tersedia, maka dari itu penelitian terhadap factor yang dapat melindungi memori sangatlah penting.

“Studi ini tidak menyatakan bahwa kafein menurunkan rate demensia, tapi karena memori terlihat menguat, maka mungkin kafein memperlambat demensia. Hanya waktu yang akan membuktikan.”


sources: coffeebar.com

Fakta dan Mitos Mengenai Kafein


Caffeine Myths and Facts
Mitos : Efek kafein membuat kecanduan, sama seperti narkoba.
Fakta : "Absolutely not," kata Charles O'Brien, M.D., chief of psychiatry at the Veterans Administration Medical Center and professor and vice- chairman of psychiatry at The University of Pennsylvania School of Medicine.

O'Brien menekankan bahwa kokain dan heroin adalah zat adiktif yang dapat menyebabkan masalah kesehatan serius.Tak ada bukti yang menyatakan kafein menghasilkan efek yang sama dengan zat adiktif tadi. Pada medical sense, caffeine "addiction" adalah penggunaan kafein secara berlebih dengan tujuan membuat seseorang ‘high’.
“Begitu seseorang mencapai batas normal pengonsumsian kafein dalam satu hari, biasanya mereka tidak akan mengonsumsi lagi,”terang O’Brien.


Mitos: Orang tua sebaiknya menghindari pemberian makanan atau minuman berkafein kepada anak-anaknya.

Fakta: Menurut Judith Rapoport,M.D., ketua The Child Psychiatry Branch of the National Institute of Mental Health, kebanyakan anak tidak bereaksi secara berlebihan terhadap kafein dengan porsi yang mereka konsumsi. Rapoport menyarankan para orang tua memberikan porsi kafein yang normal bagi anak-anaknya.

Mitos: Kafein menyebabkan hiperaktif pada anak-anak

Fakta: Studi menunjukan bahwa anak-anak tidak memberikan reaksi lebih terhadap kafein selayaknya orang dewasa. Rapoport mengatakan tidak ada riset yang membuktikan bahwa kafein dapat menyebabkan hiperaktif pada anak-anak.

Mitos: Wanita hamil sebaiknya menghindari kafein.
Fakta: Riset menunjukkan bahwa konsumsi kafein yang tidak berlebihan tidak akan memberi efek pada ibu hamil atau anak dalam kandungan; bahkan kafein tidak berpengaruh pada tingkat kesuburan seseorang.

Menurut James Mills, M.D., chief of the Pediatric Epidemiology Section of the National Institute of Child Health and Human Development, “ Kita beruntung mempunyai banyak data mengenai kafein dan kehamilan dari berbagai studi. Secara keseluruhan, data menunjukkan bahwa tetap aman bagi wanita hamil mengonsumsi kafein selama tidak berlebihan.”

Mills merekomendasikan 300 milligrams kafein per hari sebagai batas level aman; setara dengan tiga-lima cankir kafe atau beberapa kaleng soft drinks.

Mitos: Mengurangi atau mengeliminasi konsumsi kafein merupakan hal yang sulit.

Fakta: Efek saat mengurangi atau berhenti mengonsumsi kafein bukanlah hal yang sulit bagi kebanyakan orang. “Banyak orang tidak mempunyai masalah saat konsumsi kafeinnya berkurang atau bahkan berhenti sama sekali,” terang O’Brien.

Mitos: Kafein dapat menyebabkan penyakit dada(breast disease.)

Fakta:
Baik the American Medical Association's Council on Scientific Affairs and the National Cancer Institute menyimpulkan bahwa tidak ada hubungannya antara pengonsumsian kafein dengan fibrocystic breast disease. Menurut Laurie Green, M.D.,obstetrician-gynecologist with the California Pacific Medical Center in San Francisco,banyak wanita berpikir apakah lumpiness pada jaringan dada disebabkan oleh kafein. Studi menyatakan bahwa awal dari breast disease sama sekali tidak ada hubungannya dengan kafein.

Source:

International Food Information Council Foundation, September 1998.

Kisah di Balik Secangkir Kopi

Kisah di Balik Secangkir Kopi
Kopi. Minuman yang satu ini memang paling cocok untuk menemani saat begadang di malam hari. Kaffein yang terkandung di dalamnya konon membuat mata tetap terjaga. Tak banyak orang mengetahui sejarah dari tanaman yang tergolong dalam keluarga Rubiaceae ini. Karena itu, mari kita tilik kisah di balik secangkir kopi.

Legenda menyatakan bahwa seorang penggembala di Ethiopia bernama Kaldi yang pertama kali menemukan tanaman kopi. Saat sedang menggembala, Kaldi menemukan kambingnya menjadi lebih enerjik. Penasaran, Kaldi pun mencoba sebuah tanaman biji cherry merah yang dimakan si kambing. Teryata buah cherry itu juga membuatnya menjadi lebih berenergi, ia pun menari-nari.

Saat itu, lewatlah seorang bernama Aucuba. Ia merasa mengantuk, lelah, dan lapar. Aucuba kebetulan melihat Kaldi dan kambing-kambingnya. Aucuba pun mencoba makan biji merah yang dimakan Kaldi. Aucuba merasa menjadi lebih berenergi. Ia lalu membawa beberapa biji merah ke kota dan menggunakannya sebagai bahan campuran minuman para biarawan. Akhirnya, kopi banyak dikonsumsi oleh para biksu untuk membantu mereka terjaga saat berdoa malam.


Sejarah mencatat penanaman komersial kopi pertama kali dilakukan di Arab pada abad ke-15. Para petani Arab berusaha dengan berbagai cara untuk menghentikan negara lain memeroleh biji kopi mereka yang berharga. Perjalanan kopi selanjutnya selaras dengan penyebaran agama Islam; tersebar ke daerah Aden, Mesir, Suriah, serta Turki di mana kopi terkenal sebagai “anggur arab” . Sumber: Nationalgeography.com

Cita Rasa Sejarah





Dibuka pada tahun 1930, hingga saat ini Kopi Aroma adalah salah satu brand kopi yang harus diketahui olah para pecinta kopi. Tan Houw Siah, pendiri Kopi aroma sebelumnya pernah bekerja di pabrik kopi yang dimiliki Belanda. Setelah 10 tahun bekerja, ia merasa mempunyai cukup ilm dan keterampAilan untuk membuka pabrik kopi sendiri.

Terletak di Jalan Banceuy, Bandung, saat ini manajemen Kopi Aroma dipegang oleh Widyapratama anak satu-satunya Tan Houw Siah. Ia mengatakan Kopi Aroma unggul dibandingkan merk kopi yang ada sekarang karena proses penjemuran hingga penggiligan masih menggunakan alat yang sama saat ayahnya mulai membuka pabrik tersebut dan pembuatan Kopi Aroma sama sekali tindak menggunakan bahan kimia.


Proses penuaan biji kopi juga masih dilakukan oleh Widya Untuk biji kopi Robusta didiamkan selama lima tahun dan untuk Arabika didiamkan selama delapan tahun. Proses penuaan ini dimaksudkan untuk lebih mematangkan biji kopi yang ada.


Setiap tahunnya Widya memperoleh biji kopi terbaik dari berbagai perkebunan kopi dari seluruh Indonesia. Untuk Arabika dari Aceh, Medan, Toraja dan Jawa. Sedangkan Robusta dari perkebunan di Bengkulu, Lampung, Tumenggung dan Wonosobo. Tidak hanya menunggu kiriman kopi, dua kali setahun Widaya juga mendatangi perkebunan kopi dimana ia memesan biji kopinya untuk ikut mengontol proses penanaman dan perawatan pohon kopi untuk memastikan tidak ada penggunaan bahan kimia.


Dibantu dengan sembilan orang karyawan, setelah mendapatkan biji kopinya, pertama Widya menjemur mereka dibawah sinar matahari dan setelah itu biji kopi memulai proses penuaan mereka untuk disimpan selama lima tahun untuk Robusta dan delapan tahun untuk Arabika. Dalam proses penuaan tersebut biji kopi melepaskan kadar kafein dan acid yang mereka miliki.


Biji kopi yang telah melewati proses penuaan lalu di bakar atau di roasting. Alat yang digunakan masih dengan alat yang digunakan ayah Widya pada saat pertama kali membuka pabrik kopi tersebut. Proses pembakaran tersebut menggunakan kayu karet. “Selain membantu para petani karet, kayu karet juga membatu memberika cita rasa kopi yang berbeda. Karena sebagian besar kayu yang saya gunakan adalah limbah, secara langsung saya ikut menjaga kebersihan alam kita.” ujar Widya.

Proses pembakaran yang memakan waktu dua jam ini manghasilkan biji kopi yang berubah warna dari kekuningan menjadi hitam pekat. Setelah itu dilakukan proses pendinginan sebalum biji kopi tersebut dimasukkan lagi ke sebuah alat untuk proses quality control.

Setelah melalui quality control, biji kopi dibagi menjai dua yaitu satu bagian yang akan langsung dijual bijinya saja dan yang akan ditumbuk halus. Setelah kopi dihaluskan, kopi tersebut siap untuk dijual. Kopi yang dijual widaya berkhasiat untuk penderita diabetes dan darah rendah. Dan untuk kopi Robusta juga berkhasiat untuk mengobati luka.

Widya menjual seberat 250 gram, 500 gram, dan satu kilogram. Tentu saja proses penimbangan dilakukan secara akurat. Kopi yang akan dijual dibungkus dengan kertas papir yang lebih kita kenal untuk membungkus rokok.

Di bungkus tersebut juga tertera himbauan, bahwa sebaiknya sesaat setelah dibuka, kopi ditempatkan ke dalam sebuah toples agar tidak mengurangi rasa dan aromanya.

Widya tidak menganjurkan pembelian kopi dalam partai besar, semisal diatas setengah kilo. Dengan asumsi, semakin banyak kopi yang dibeli, maka akan semakin lama pula waktu yang dibutuhkan untuk menghabiskannya. Terlalu lama masa penyimpanan dalam wadah yang berbeda dibandingkan di pabriknya dikhawatirkan membuat kopi tersebut kehilangan rasa originalnya.

Widya juga menganjurkan agar kopi diseduh dengan air mendidih, bukan air termos atau dispenser. Konon, rasa kopinya akan jauh lebih nikmat jika dilarutkan dalam air yang mengalami proses pemasakan sempurna.

Jadi, bagi kalian penggemar kopi belum sah bagi Anda mejebut diri Anda sebagai penggemar kopi jika belum datang dan mencicipi Kopi Aroma.


Narasumber : Widyapratama

Bandung, Roemah Kopi


Roemah Kopi, feel the heritage. Menikmati pemandangan Bandung dari Dago Pakar memang mengasyikkan. Apalagi kesegaran Ice Caramel Latte khas dari Roemah Kopi menambah kesejukan di siang hari yang terik.

Roemah Kopi yang terletak di Jl. Terusan Ranca Kendal ini memang menawarkan berbagai macam kopi bagi coffee addicted. Lokasinya yang terdapat dalam kompleks Dago Pakkar sedikit sulit dijamah bagi pengunjung yang tidak membawa kendaraan sendiri. Solusinya, pengunjung dapat menggunakan jasa ojek dari Terminal Dago dengan membayar Rp 5000,00.

Pengorbanan untuk mencapai lokasi Roemah Kopi segera terbayar ketika memasuki kafe bergaya coffee house. Konsep rumah klasik Indonesia dengan dekorasi serba kayu mendominasi setiap sudut kafe. Di beberapa sudut juga disediakan peraduan yang memungkinkan pengunjung menikmati suasana sambil tidur-tiduran.

Di Roemah Kopi ini pengunjung dapat menikmati kopi murni seperti espresso dengan harga Rp17.000,00. Bagi yang lebih menyukai kopi racikan, Roemah Kopi juga mempunyai deretan menu mixed coffee, baik yang panas maupun dingin.


Range harga pada deretan menu memang lumayan menguras kantong. Agar dapat menyeruput kopi, minimal pengunjung harus merogoh kocek Rp 14.000,00. Dengan harga itu, pengunjung dapat mencicipi ‘light in the dark’ atau ‘sweet harmony’ yakni kopi dingin yang disajikan dengan evaporated cream atau coffee foam.

Menu kopi termahal adalah King of Coffee. Untuk dapat menikmati kopi dingin dengan campuran 20 ml rum dan lelehan coklat ini, pengunjung harus membayar Rp 34.000,00. Sayangnya, Roemah Kopi tidak mempunyai menu kopi khas Indonesia, selain kalosi Toraja seharga Rp 15.000,00.

Bagi yang tidak terlalu menyukai kopi, tidak perlu khawatir, Roemah Kopi juga mempunyai daftar menu non coffee. Kisaran harga untuk minuman non coffee adalah Rp 8.000,00-Rp 28.000,00.

Selain menu minuman, Roemah Kopi juga menyediakan santapan untuk teman minum kopi. Bagi pengunjung yang hanya ingin cemal-cemil, Roemah Kopi menyediakan berbagai jenis pastry dan cakes. Menu makanan berat yang ditawarkan juga beranekaragam. Dari makanan western, seperti steak, aneka ragam pasta, hingga makanan Indonesia tersedia di sini.

Yang sedikit mengecewakan dari Roemah Kopi adalah fasilitas hot spot yang disediakan. Walaupun sinyal Wi-Fi cukup kuat, untuk dapat menggunakannya pengunjung harus membayar RP 7.700,00 per jam. Selain itu, akses listrik pun tidak disediakan.

Jatinangor, Korban Kopi



Rabu malam, Jatinangor yang mulai sepi akan mahasiswanya terasa semakin hening. Setiap hari terdengar tawa renyah para mahasiswa yang duduk disetiap pojokan warung. Warung-warung yang tak pernah absen buka pun kini satu persatu ikut libur. Warung kopi yang banyak digemari mahasiswa pun ikut libur juga.


Korban Kopi
, salah satu warung kopi yang menyediakan berbagai macam biji kopi yang khas dari berbagai daerah disedikan untuk mahasiswa sebagai teman untuk mengerjakan tugas kuliah. Korban kopi menemani mahasiswa selama 24 jam nonstop. Korban Kopi sadar akan betapa addictednya para mahasiswa dengan kopi. Maka ide korban kopi pun muncul.

Korban Kopi berbeda dengan cafe-cafe kopi lainnya. Korban kopi menawarkan kopi dengan biji-biji kopi asli yang berasal dari berbagai daerah, seperti Aceh dan Jawa. Dengan desain minimalis, korban kopi sangat nyaman dan sedikit mewah untuk sekedar warung kopi. Walaupun agak kurang terjangkau dari kantong mahasiswa, Korban Kopi memberikan kualitas kopi yang sangat berbeda dengan kopi lainnya. Dari biji bunga kopi asli, Robusta coffee, Arabica coffee, Aceh coffee, dan Java Coffee.

Pembuatan kopi di korban kopi pun tidak instant. Pengunjung disajikan pameran biji kopi asli untuk menambah suasana kekopi-kopian. Lokasi yang diambil oleh korban kopi termasuk strategis. Korban kopi berada di depan warung makan bebek jegeg, jatinangor. Selain lokasinya yang strategis, korban kopi juga menyajikan sajian yang unik. Mereka menyediakan shisha untuk ditemani bersama kopi. Pilihan shisha yang ada mempunyai rasa anggur,coffee late, cocktail, cola, permen karet, double apel, strawberry, melon, mint, dan campuran/mix rasa.



Shisha dibanderol Rp. 25.000 di setiap pembelian. Sesuatu yang spesial juga ditawarkan korban kopi untuk shisha. Korban kopi menyiapkan triple mix untuk para konsumen dengan harga Rp. 40.000. Juga karena berlokasi di daerah mahasiswa, rokok juga disediakan dengan bungkusan maupun ketengan. Karena mahasiswa rata-rata memiliki kemampuan finansial yang terbatas. Fasilitas yang diberikan Korban Kopi pun tidak hanya itu, ada televisi dan hotspot. Dengan ini korban kopi akan terus mempertahankan cita rasa biji kopi pilihan.

Bandung, Ngopi Doeloe



Kafe yang terletak di jalan Teuku Umar Bandung ini menawarkan cita rasa kopi yang berbeda. Suasana kafe yang nyaman sore itu membuat Hot Cappucino yang saya pesan lebih terasa nikmat. Ngopi Doeloe, sebuah kafe terkenal di Bandung, dimana banyak gerombolan anak muda dan juga pasangan kekasih menikmati malam minggunya di kafe ini. Berbagai jenis kopi disajikan Ngopi Doeloe dalam membentuk cita rasa khas sebuah kopi. Tak perlu mengocek kantong terlalu dalam pun sudah bisa menikmati sajian kopi, berbagai Dessert, Salad, Pizza, Pasta, dan beberapa cemilan khas Ngopi Doeloe. Dengan hanya 5rb hingga 25rb rupiah saja sudah bisa menikmati sajian-sajian Ngopdul, nama beken dari Ngopi Doeloe.

Ngopdul tidak hanya menawarkan rasa kopi yang khas, namun kenyaman saat meminum kopi itulah yang dibutuhkan agar rasa kopi dan suasana menyatu menjadi satu. Dengan segelas Espresso, Tempe Mendoan, Ice Tea, dan Hot Chocolate yang dibawa oleh waitrees dipesan oleh 3 anak muda yang sedang menghabiskan waktunya sabtu sore sembari mengobrol, tawa dan senyum menghias dari kumpulan anak yang baru dewasa tersebut. “Tempatnya enak buat nongkrong yang layaknya cafe kebanyakan dan kopinya lumayan walaupun specialty mereka nampaknya bukan kopi” Ujar Haekal, salah seorang pengujung Ngopdul. Hujan dan suasana kafe yang sejuk membuat canda dan tawa gerombolan itu pun semakin asik terdengar.

Sebagai pecinta cappucino, pasti anda mengetahui rasa dan wajah cappuccino yang benar-benar nikmat. Kualitas cappuccino bisa dilihat dari busanya, yang kental dan tidak berubah hingga akhir. Disini Ngopdul memberikan sajian itu. Almond Chocolatte, coffee latte, kopi tubruk, kopi busa, regular coffee, banana split cappuccino adalah berbagai macam jenis kopi ditawarkan dengan harga anak muda. Begitu pun dengan teman minum kopinya. Seperti tempe mendoan khas ngopdul pun tak kalah nikmat dibandingkan dengan tempe mendoan khas kampung yang nikmat. Disajikan dengan sambel kecap sebagai penyedapnya.



Adapun aneka cemilan lainnya seperti tahu pletok, colenak khas Bandung, lotek, bubur ketan hitam, roti bakar, pisang goreng yang Ngopdul tawarkan seharga Rp 7.500 hingga Rp 15.000 per sekali pesannya. Bagi para penggemar makanan Italia, berbagai pasta dan pizza seperti Bolognise dan Lasagna pun ditawarkan Ngopdul dengan harga Rp 15.000 hingga Rp 25.000 saja. Tidak mau jauh dari makanan Indonesia? Disini pun disediakan makanan-makanan Indonesia seperti gado-gado, soto ayam, dan nasi goreng spesial. Dengan harga yang sama dengan makanan Italia. Sang koki pun tidak memberikan perbedaan cita rasa antara makanan Indonesia dan makanan Italia.

Ngopi Doeloe, merupakan kafe eksklusif yang ada di Bandung. Berada di lingkungan ekspatriat menjadikan kafe semi modern minimalis ini sebagai tempat mengobrol yang nyaman, sehingga para pecinta kopi dapat merasakan kehangatan berdiskusi seperti layaknya dirumah. Inilah yang ditawarkan kafe Ngopi Doeloe sebagai bentuk kesadaran dan mengembalikan cita rasa kopi Doeloe.

Kue Kopi Tabur Kacang



120 g mentega tawar
130 g gula butir halus
2 butir telur ayam
4 sdm susu cair
Aya :
450 g tepung terigu
½ sdt soda kue
¼ sdt soda kue
11/2 sdm kopi instan

Hiasan :
175 g gula bubuk, ayak
2 sdt kopi instan, ayak
1 sdm air

• siapkan loyang ukuran 30 x 30 x 3 cm, olesi mentega hingga rata sisikan
• Kocok mentega dan guka hingga lembut masukan telur satu per satu dan susu kocok terus hingga rata.
• tambahkan campuran terigu kocok hingga rata.
• tipiskan adonan hingga setebal ½ cm cetak dengan cetakan hati susun di atas loyang
• panggang dengan oven panas bersuhu 160˚ C selama 15 menit hingga matang angkat biarkan kering dan sisi kan.
• Hiasan : masak semua bahan dengan api kecil hingga gula leleh sambil aduk rata hingga kenta angkat.
•Olesi permukaan kue dengan bahan hiasan hingga rata taburi setengah bagian dengan kacang mete cincang biarkan kering
• simpan dalam toples tutup rata
Untuk 500 g

Teknologi Komunikasi 2




Helm yang bisa membuat email atau pesan suara dan mengirimkannya hanya dengan kekuatan pikiran. Tidak perlu mengetik untuk mengirim email, memencet nomor telefon ataupun mengucapkan satu patah katapun.

Dikenal sebagai telepati sintetik, teknologi ini bekerja dengan cara membaca aktifitas elektrik otak dengan menggunakan electro encephalograph atau EEG. Ada teknologi yang serupa yang dipasarkan atas cara untuk bermain video games menggunakan pikiran.

“ Saya rasa pada akhirnya ini adalah salah satu bentuk manusia berkomunikasi.” Ucap Mike D’Zmura dari University of California dan lead scientist dari proyek ini.

Jika akhirnya EEG sangat berguna untuk kehidupan masyarakat, alat ini bisa menjadi salah satu bentuk teknologi komunikasi yang mungkin bisa dikembangkan agar manusia bisa berkomunikasi dengan menggunakan telepati.

Pada dasarnya setiap teknologi dibentuk untuk memudahkan kehidupan manusia. Sisi positif dari EEG ini adalah manusia tidak perlu lagi menggunakan komputer atau bahkan telefon untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain. Hal ini juga bisa mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti saat pengendara mobil menyetir mobilnya sambil menelfon dan menyebabkan kecelakaan. Hal-hal seperti ini bisa dihindari.

Namun dampak negatif dari EEG ini, manusia yang menggunakan alat ini akan sedikit lebih individual. Ketika kita menggunakan alat untuk berkomunikasi yang pada dasarnya adalah komunikasi non verbal, kedekatan manusai satu sama lainnya akan semakin berkurang.

Manusia yang terbiasa berkomunikasi secara verbal akan bisa langsung melihat gerak-gerik orang yang di ajak bicara. Sedangkan dengan menggunakan alat ini tidak. Manusia dilahirkan sebagai makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri, ketika pengguna EEG telah percaya bahwa alat ini bisa menggantikan cara berkomunikasi secara tradisional (tatap muka) hal ini bisa menghancurkan rasa kepedulian sesama manusia di dunia ini.

sumber:
http://dsc.discovery.com/news/2008/10/13/thought-helmet.html

Teknologi Komunikasi 1


Key2SafeDriving : Teknologi Bluetooth yang Mencegah Ber-SMS Saat Berkendara
Eric Bland, Discovery News


Februari 2009- Utah Company menggunakan teknologi bluetooth untuk menciptakan mode “driving” yang membuat orang tidak dapat bersms atau menjawab panggilan saat berkendara; Key2SafeDriving

Menjawab telepon atau mengetik sms sambil berkendara dapat menyebabkan kecelakaan. Setiap tahun lebih dari 330.000 orang terluka karena kecelakaan mobil yang disebabkan penggunaan ponsel. Penelitian terakhir menunjukkan bahwa berbicara atau bersms menggunakan ponsel sama bahayanya dengan menyetir sambil mabuk.

Beberapa negara membuat undang-undang yang melarang orang menggunakan ponsel sambil berkendara atau mengharuskan pengunaan headset. Teknologi bluetooth ini juga telah digunakan mengembangkan headset.

Fungsi
Para peneliti kembali mengembangkan sebuah peralatan berteknologi bluetooth untuk menyelesaikan persoalan ini. Begitu tombol alat ini ditekan, sebuah kunci akan keluar dan mengaktifkan teknologi bluetooth yang akan ‘mencari’ ponsel dan mengubahnya menjadi mode ‘driving’.

Saat berada dalam mode ‘driving’, secara otomatis ponsel akan menjawab sms dan panggilan yang masuk dengan “I am driving now. I will call you later when I arrive at destination safely.” Hanya panggilan darurat saja yang dapat dilakukan.Saat orang tersebut mematikan mobil, kunci menjadi tidak aktif dan mengubah mode ponsel kembali normal.

Dampak
Beberapa orang mungkin berpendapat alat ini menghentikan orang untuk berkomunikasi –dengan memblokir telepon masuk-. Namun, jika dilihat dari perspektif lain, menurut kami alat ini merupakan sebuah inovasi dimana orang dapat tetap berkomunikasi dengan aman.

Walaupun pengendara tidak dapat membaca pesan (sms) masuk secara seketika, tidak berarti orang tersebut tidak memeroleh pesan. Hanya saja waktunya yang tertunda. Sementara itu juga, pengirim pesan memeroleh sms balasan sehingga ia mengerti alasan mengapa pengendara tidak membalas smsnya. Hal ini dapat menghindari kesalahpahaman.

Tentu saja setiap teknologi mempunyai kekurangan. Dengan memblokir panggilan masuk, pengendara tidak dapat menjawab telepon. (walau penelepon menerima pesan “I am driving…” Sebuah hal yang sebenarnya dapat dilakukan jika menggunakan headset biasa.


Sumber: http://dsc.discovery.com/news/2009/02/04/texting-driving.html

Internet. Media Massa atau Bukan??

INTERNET. MEDIA MASSA atau BUKAN??

Internet bukanlah barang baru yang digunakan orang untuk berkomunikasi. Banyak fasilitas dalam internet yang memungkinkan orang saling berkomunikasi walaupun terpisah jarak bermil-mil. Tak jarang pula, internet digunakan sebagai media untuk menyebarkan dan memeroleh informasi.

Namun, di tengah maraknya penggunaan internet, masih belum ada sebuah kepastian tentang status internet dalam konteks sebagai media komunikasi. Banyak yang mempertanyakan status internet sebagai media komunikasi interpersonal atau sebagai media massa.

Dosen Jurusan Jurnalistik Fakultas Ilmu Komunikas Universitas Padjadjaran , Dandi, menyatakan internet bukanlah media massa. Sebelum mengiyakan atau menyangkal pernyataan ini kami akan berusaha menelaah terlebih dahulu makna dari media massa dan internet itu sendiri.


Media massa

Media massa adalah suatu istilah yang mulai dipergunakan pada tahun 1920-an untuk mengistilahkan jenis media yang secara khusus didesain untuk mencapai masyarakat yang sangat luas. M.C.Luhan berpendapat bahwa media sebagai “wujud perluasan” manusia. Seperti arloji, pakaian, mobil yang menjadi bagian keseharian dalam hidup manusia.

Menurut Robert R Dominick, media massa adalah media yang digunakan dalam proses komunikasi massa. Pengertian media massa tidak hanya terbatas pada alat mekanik yang digunakan untuk menyebarkan dan menyimpan pesan. Diskusi soal media massa terkait dengan institusi yang menggunakan peralatan mekanik tersebut untuk menyebarkan pesan tersebut.

Media massa cetak dan elektronik merupakan jenis media massa tradisional, yakni media massa dengan otoritas dan memiliki organisasi yang jelas sebagai media massa dimana terdapat ciri-ciri seperti:
1. Informasi dari lingkungan diseleksi, diterjemahkan dan didistribusikan
2. Media massa menjadi perantara dan mengirim informasinya melalui saluran tertentu.
3. Penerima pesan tidak pasif dan merupakan bagian dari masyarakat dan menyeleksi informasi yang mereka terima.
4. Interaksi antara sumber berita dan penerima sedikit.

Denis McQuail (1987) mengemukakan sejumlah peran yang dimainkan media massa selama ini, yakni: Industri pencipta lapangan kerja, barang, dan jasa serta menghidupkan industri lain utamanya dalam periklanan/promosi, sumber kekuatan –alat kontrol, manajemen, dan inovasi masyarakat, lokasi (forum) untuk menampilkan peristiwa masyarakat, wahana pengembangan kebudayaan –tatacara, mode, gaya hidup, dan norma., sumber dominan pencipta citra individu, kelompok, dan masyarakat.

Media Massa mempunyai karakteristik antara lain:1. Publisitas, yakni disebarluaskan kepada publik, khalayak, atau orang banyak.2. Universalitas, pesannya bersifat umum, tentang segala aspek kehidupan dan semua peristiwa di berbagai tempat, juga menyangkut kepentingan umum karena sasaran dan pendengarnya orang banyak (masyarakat umum). 3.Periodisitas, tetap atau berkala, misalnya harian atau mingguan, atau siaran sekian jam per hari. 4. Kontinuitas, berkesinambungan atau terus-menerus sesuai dengan priode mengudara atau jadwal terbit. 5. Aktualitas, berisi hal-hal baru, seperti informasi atau laporan peristiwa terbaru, tips baru, dan sebagainya. Aktualitas juga berarti kecepatan penyampaian informasi kepada public.

Internet
Informasi dibutuhkan manusia untuk meningkatkan dan memperbaiki taraf hidupnya. Pencarian informasi tersebut dilakukan dengan cara berkomunikasi. Kebutuhan dan keinginan untuk berkomunikasi menumbuhkan sebuah evolusi teknologi komunikasi. Josep Straubhaar dan Robert Larose (1997) menyatakan bahwa globalisasi komunikasi dan transisi masyarakat informasi didorong oleh percepatan konvergensi teknologi komunikasi melalui teknologi digital komputer yang membawa kepada kejelasan menuju pertemuan komputer dan komunikasi.

Wujud nyata dari teknologi komunikasi baru (penggabungan dengan teknologi komputer ) terangkum dalam media telematics . Dalam penggabungan tersebut juga dimasukkan bentuk jaringan informasi yang mudah dan cepat diraih, disebut sebagai ”the informations super highway”. The informations super highway ini merupakan istilah lain dari kemampuan suatu medium baru yaitu internet.

Internet (kependekan daripada perkataan ‘interconnected-networking’) ialah rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian. Manakala Internet (huruf ‘I’ besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking

Internet = Media Massa ??
Pertukaran informasi maupun cara berkomunikasi melalui internet adalah cara baru sebagai lompatan teknologi yang menempatkan manusia berada pada tempat berbeda dalam waktu yang bersamaan. Semua ini dapat dilakukan oleh kemampuan telekomptasi internet.

Hasil temuan dan observasi yang dilakukan menunjukkan bahwa internet memiliki tiga fasilitas utama yang digunakan dalam berkomunikasi, yaitu electronic mail (e-mail), web sites serta internet relay chatt (chatting). E-mail dan chatting banyak digunakan dalam komunikasi interpersonal yang secara teknis berupa komunikasi informasi point to point atau point to multipoint. Perbedaan antara e-mail dan chatting adalah pada bentuk komunikasi yang dilakukan. Jika e-mail merupakan asynchronorous communication sedangkan chatting berbentuk synchronorous communication. Untuk fasilitas web sites , lebih digunakan sebagai media komunikasi massa dengan unique point berupa periodisasi, pesan yang universal dan up to date informations. Namun kelebihan web sites disamping fasilitas lain adalah dapat digunakan untuk e-mail ataupun chatting.

Untuk mengkaji alur taksiran eksplorasi penelitian media massa, Roger D. Wimmer dan Joseph R Dominnick ( 1989 : 5) menyebutkan lima fase; fase media, fase penggunaan media, fase effek media, fase kemampuan media lebih, dan fase improvisasi media.

Edwi Arief Sosiawan dalam makalah ‘Kajian Internet Sebagai Media Komunikasi Interpersonal dan Massa’ menyatakan, pada hubungannya dengan konvergensi teknologi yang berdampak pada konvergensi media komunikasi, semua teori dan model-model yang telah ditemukan masih memiliki relevansi. Teori ini digunakan sebagai sarana mengkaji media komunikasi klasik yang semakin menguat dan bertambah karakteristiknya.

Di sisi lain, konvergensi teknologi juga memunculkan media komunikasi baru yaitu medium internet yang sama sekali berbeda dengan media komunikasi klasik. Dengan fenomena seperti ini mau tidak mau, konsep dan paradigma komunikasi bermedia perlu dikaji kembali atau dipertanyakan dalam relevansi serta aplikasi pada media internet. Hal ini perlu dilakukan untuk mencari karakter, ciri-ciri dan kategori- kategori sebagai upaya penyusunan konsep media internet sebagai media komunikasi atau media massa.

Perbedaan internet dibanding media komunikasi klasik dapat dilihat dari dua sisi, yaitu penggunaannya oleh komunikator dan komunikan serta sisi karakteristik internet sebagai media komunikasi. Perbedaan-perbedaan tersebut diuraikan di bawah ini :

1. Perbedaan bentuk dan sifat pesan medium internet dibandingkan media komunikasi klasik
2. Perbedaan karakteristik internet dibanding dengan media klasik dalam sistem dan operasional sebagai alat maupun medium komunikasi adalah sebagai berikut :
a. Pertama, Perbedaan utama dan makro tersebut yaitu; internet adalah media berbasis komputer
b. Kedua, internet sebagai media komunikasi memiliki penawaran interaktif yang dinamis terhadap penggunanya/user,
c. Ketiga, media internet mampu menjadi pusat informasi dan sumber informasi yang tidak terbatas
d. Keempat, luas jangkauan dari media internet tentu saja melintas antar benua, antar negara, serta antar budaya.
e. Kelima, fungsi internet sebagai media, selain sama dengan fungsi media lain, media internet memiliki penawaran untuk pengembangan bidang jasa maupun bisnis sebagai bagian gaya hidup.


Perbandingan antara Media Massa dan Internet
Media Massa adalah media yang digunakan dalam proses komunikasi massa. Suatu jaringan antar komputer yang saling dihubungkan dan berada di bawah naungan sebuah orgainsasi atau perusahaan media massa. Internet berproses melalui Jaringan komputer dari beberapa komputer terhubung satu sama lain dengan memakai kabel dalam satu lokasi,Jaringan komputer ini berfungsi agar pengguna komputer bisa bertukar informasi dan data dengan pengguna komputer lainnya.

Pelaku utama media massa adalah manusia sedangkan pelaku utama internet adalah teknologi mesin (Komputer).Tidak sembarangan orang menuangkan kreatifitasnya dalam suatu media massa, kecuali mereka yang benar-benar terlibat dalam organisasi media massa tersebut. Sementara itu, semua orang bisa menuangkan kreatifitasnya melalui internet.

Media Massa memiliki pasar khusus, pelanggan khusus dan bersaing.
Internet tidak memiliki pasar khusus, pelanggan khusus dan pesaing.
Media massa memiliki Struktur dasar: redaksi/program, administrasi bisnis, produksi/technical supports. Internet tidak memiliki struk dasar organisasi


Meskipun secara fisik berbeda namun internet memiliki fungsi serta sifat yang dimiliki oleh kedua jenis media komunikasi klasik sehingga internet disebut sebagai multifaced medium. Kekuatan internet yang tidak dapat dibandingkan dengan komunikasi klasik adalah bentuk penyampaian dan penerimaan pesan melalui suatu jaringan besar plus luas dengan kemungkinan kecil terputus.

Kekuatan yang lain yang tidak sebanding adalah internet adalah free medium artinya internet tidak dikuasai oleh siapapun namun dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh siapapun melalui fasilitas di dalamnya. Hal ini berbeda dengan media massa yang memiliki organisasi dan kepemilikan. Terkadang kepentingan dari pemilik media massa akan memengaruhi kebijakan dan hasil produksi media massa itu. Bahkan tak jarang, media massa dijadikan ajang propaganda terselubung.

Kekuatan ketiga yang tidak dapat dibandingkan adalah internet merupakan long live medium artinya internet tidak pernah tutup atau berhenti dalam mengalirkan informasi dan pesan selama 24 jam penuh sehingga dapat diakses dan digunakan kapanpun, dan dimanapun. Hal ini jauh lebih unggul dibandingkan dengan media massa cetak yang memerlukan waktu cetak dan distribusi terlebih dahulu agar informasi dapat dikonsumsi masyarakat.

Secara kajian ilmu komunikasi, perbedaan pokok internet dengan media komunikasi klasik adalah pada sifat interaktif level tinggi yang tidak dimiliki oleh media komunikasi sebelumnya. Pada perkembangan teknologi selanjutnya diprediksi bentuk komunikasi interaktif medium internet memungkinkan mampu menghapus pola-pola konsep dan teori komunikasi linear ataupun komunikasi bertahap.

Karakter internet dalam kaitan pengiriman dan penerimaan pesan secara umum adalah kemampuan untuk digunakan sebagai medium komunikasi massa ataupun medium komunikasi interpersonal. Pengiriman dan penerimaan pesan tersebut dalam internet adalah melalui fasilitas populer yang dimiliki yaitu electronic mail dan internet relay chat untuk komunikasi interpersonal serta fasilitas web browser untuk komunikasi massa. Ketiga fasilitas tersebut dapat disatukan dan digunakan hanya melalui satu fasilitas, yaitu web browser pada lcon-icon link dalam web sites.


Jadi, kami setuju dengan pernyataan bahwa internet bukan media massa. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, internet bukan media massa melainkan multifaced medium yang memiliki fungsi sebagai komunikasi massa dan komunikasi interpersonal.



Sumber:
http://cewex-fikom.blog.friendster.com/2008/11/internet-berbeda-dengan-media-massa/
http://wapedia.mobi/id/
Kajian Internet Sebagai Media Komunikasi Interpersonal Dan Massa Oleh : Edwi Arief Sosiawan, SIP, MSi

Coffee Messages